Bencana alam maupun bukan harus disadari dapat menimpa sewaktu-waktu dan tidak dapat dihindari. Karenanya penanganan yang tepat dan perencanaan darurat bencana alam perlu diketahui. Blog merangkum pengetahuan darurat bencana alam dengan penjelasan lengkap dan mudah dipahami.

Tampilkan postingan dengan label turbulensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label turbulensi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 November 2017

Apakah Tindakan Penumpang Pada Saat Terjadi Turbulensi?

Turbulensi pesawat adalah sesuatu yang cukup umum terjadi dalam setiap penerbangan. Sesuai prosedur umum yang dilakukan, anda sebaiknya mengikuti instruksi pada saat terjadi turbulensi. Berikut tindakan penumpang pada saat turbulensi :


Kembalilah ke tempat duduk anda, dan kenakan sabuk pengaman.

Bagi Anda yang membawa bayi atau anak kecil di pangkuan, minta sabuk pengaman tambahan pada pramugari. Bayi atau anak bisa saja lepas dari dekapan Anda dan terpelanting. Lebih baik lagi jika anda membayar tempat duduk tambahan untuk anak anda, sehingga anak bisa dipasangkan sabuk pengaman sendiri.
Cek sekilas apakah kabin di atas kepala sudah tertutup rapat. Untuk menghindari risiko, tertimpa barang yang jatuh dari kabin akibat turbulensi pesawat.
Silakan baca artikel 'Apa Yang Dilakukan Pilot Bila Terjadi Turbulensi?'

Apa Yang Dilakukan Pilot Bila Terjadi Turbulensi?

Bagi penumpang awam tidak tahu kapan goncangan atau turbulensi akan terjadi. Tetapi pilot berpengalaman akan mengetahui kapan turbulensi terjadi. Dalam cuaca buruk kondisi pesawat cenderung akan mengalami turbulensi.



Pilot mengetahui pesawat akan mengalami turbulensi dari hasil forecast laporan cuaca sebelum penerbangan, radar kokpit, dan juga laporan dari pesawat lain yang telah melintasi daerah tersebut.
Setelah mempelajari kondisi cuaca di depan, pilot biasanya akan memilih rute terbaik untuk penerbangannya dan meminimalkan akibat dari turbulensi. Setelah cuaca cerah, pilot akan mengumumkan keadaan sudah bebas dari turbulensi atau ditandai dengan sabuk pengaman sudah boleh dilepas.

Silakan baca artikel 'Apakah Turbulensi Berbahaya?'

Apakah Turbulensi Berbahaya?

Pada dasarnya turbulensi tidaklah berbahaya. Seorang pilot akan menghindari turbulensi demi alasan kenyamanan penumpang dan bukan alasan keselamatan. Turbulensi bisa saja terjadi saat badai, maka pilot akan mengantisipasi dengan berusaha  menghindari badai. 

Turbulensi terburuk yang terjadi di tengah badai, biasanya antara 3.600 m (± 12.000 kaki) sampai 6.000 m (± 20.000 kaki). Badai dan turbulensi dapat meningkat setinggi 15.200 m (± 50.000 kaki), jauh di atas batas tertinggi pesawat yakni antara 9.100 m (±30.000 kaki) sampai 12.100 m (± 40.000 kaki).


Bahkan bila pesawat melewati badai, bahaya yang sesungguhnya bukan akibat turbulensi, tetapi bahaya seperti petir dan hujan batu es yang dapat merusak mesin.


Silakan baca artikel 'Apa Saja Jenis Turbulensi Pesawat?'

Kamis, 09 November 2017

Apa Saja Jenis Turbulensi Pesawat?

Ada beberapa jenis turbulensi pesawat yaitu :
1. Turbulensi Thermal yaitu turbulensi pesawat yang terjadi karena suhu panas matahari yang bisa menyebabkan udara naik atau sebaliknya massa udara yang suhunya tiba-tiba turun.
2. Turbulensi Jet Stream yaitu turbulensi yang terjadi karena pergerakan arus udara yang sangat cepat pada level ketinggian yang tinggi dan berpengaruh terhadap udara di sekitarnya.
3. Turbulensi Mekanis yaitu turbulensi yang terjadi pada saat pesawat melewati daerah pegunungan karena massa udara di pegunungan.



4. Wake Turbulence, yaitu turbulensi pesawat yang terjadi karena pesawat berpapasan atau berdekatan dengan helikopter atau pesawat lainnya.
5. Clear Air Turbulence, turbulensi yang paling berbahaya. CAT merupakan turbulensi yang terjadi saat langit cerah dan tidak ada awan sehingga radar cuaca tidak dapat memprediksi bahwa terdapat kondisi potensi turbulensi. CAT bisa berbahaya karena pada saat turbulensi parah terjadi, pilot belum sempat memberi peringatan pada penumpang agar kembali ke kursinya dan mengenakan sabuk pengaman. Akibat turbulensi parah, penumpang memiliki kemungkinan cedera.
Silakan baca artikel 'Apakah Turbulensi Dan Penyebabnya'

Apakah Turbulensi Dan Penyebabnya?

Turbulensi pesawat adalah guncangan pesawat yang terjadi akibat benturan massa udara yang datang dengan kecepatan yang cukup tinggi dari berbagai arah yang terjadi pada saat pesawat di udara.Penyebab turbulensi yaitu angin, badai, jet stream, perbedaan suhu di daerah dekat pegunungan, dll.


Angin mengalir melalui badan pesawat yang sedang terbang, membentuk aliran arus seperti pada sungai sehingga disebut jet stream. Angin ini memiliki kecepatan sangat tinggi sampai 402 km/jam. Di udara, angin akan bercampur dengan udara yang bergerak lambat, akhirnya percampuran udara cepat dan lambat menimbulkan guncangan pada badan pesawat. Guncangan ini disebut dengan turbulensi.

Silakan baca artikel 'Apakah Tindakan Penumpang Pada Saat Terjadi Turbulensi?'

Artikel Highlight

Apa Tindakan Penyelamatan Diri Pada Saat Terjadi Letusan Gunung Berapi?

Apa yang dilakukan pada saat letusan gunung berapi mungkin berbeda-beda tergantung kondisi yang terjadi pada saat itu. Berikut adalah tips t...

Artikel Populer